Bangsa

Reviewer Praktisi Mengajar 2022

Pada Juni hingga Oktober 2022, saya memperoleh kepercayaan dari Kementerian Dikbudristek sebagai Reviewer Proposal Perguruan Tinggi dalam program Praktisi Mengajar.

Sesuai dengan keterangan dalam situs web resminya:

Praktisi Mengajar adalah Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja. Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen juara agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja. Kolaborasi ini dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas baik secara luring maupun daring.

Kampus Mengajar: Belajar sambil Berdampak

Pada 1 Agustus 2022 hingga 2 Desember 2022, saya berpartisipasi dalam salah satu program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yakni Kampus Mengajar Angkatan 4.

Saya sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL) mahasiswa dari Universitas Pamulang dan Universita Indraprasta PGRI Prodi Pendidikan. Tempat berkarya di SMP Yapida. Untuk meninjau kegiatan kami, silakan mengakses Instagram kami, di @km4_smpyapida

Berikut ini terdapat sejumlah foto kegiatan kami bersama dengan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat serta Kepala Sekolah dan Guru Pamong di SMP YAPIDA.

Menjadi Rujukan Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI

Pemikiran Dr. Juneman Abraham terkait dengan Undang-undang Pendidikan dan Layanan Psikologi / PLP (sebelumnya Rancangan Undang-undang Praktik Psikologi / RUU PP) sudah beberapa kali dilontarkan. Rangkaiannya terdapat pada tautan ini.

Baru-baru ini, dalam INFO SINGKAT DPR RI, salah satu tulisan kami dalam situs web Psychology BINUS yang berjudul Pembelajaran dari Kasus DS menjadi rujukan untuk membahas Pembaruan Pendidikan Profesi Psikologi Dalam Undang-undang Pendidikan dan Layanan Psikologi (UU PLP).

Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual

Pada 18 Juli 2022, saya sebagai representasi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyampaikan eksposur tentang integrasi upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orangtua/pengasuh dan anak dalam pencegahan dan respon kekerasan seksual pada anak.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari meeting riset dengan Wahana Visi Indonesia (November 2021), dan mendiskusi perlindungan anak (Februari 2020), bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, serta berbagai pemangku kepentingan seperti PKBI, ECPAT, Yayasan PULIH, Forum Anak, dan sebagainya.

Semoga sinergi ini membuahkan hasil yang bermanfaat dalam rangka perlindungan anak di tingkat nasional.

Update 28 Juli 2022: Rapat Tim HIMPSI

Update 29 Juli 2022: Rapat Tim HIMPSI Wahana Visi Indonesia dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak – Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan (Ibu Rohika Kurniadi Sari, S.H., M.Si.)

Update 4 Agustus 2022: Instrumentasi Penelitian, Penyusunan Alat Ukur Penelitian

Update 11 dan 24 Agustus 2022: TryOut Instrumen Penelitian bersama Orangtua, Anak, dan Enumerator

Dikutip dalam Naskah Akademik RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi (RUU PLP)

Pada akhir 2020, dalam sebuah wawancara dengan TheConversation Indonesia, saya menyatakan hal sebagai berikut:

Di dalam berbagai lembaga tersebut juga tersebar Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang memuat peraturan perundang-undangan dan naskah akademiknya.

Masalahnya, belum ada ekosistem yang dapat menghubungkan secara efektif antara riset yang ada, naskah akademik yang hendak dibuat, dan kebijakan publik.

Padahal keterhubungan inilah yang merupakan jantung dari kebijakan publik berbasis sains yang selama ini diidamkan.

Di beberapa negara seperti Inggris, misalnya, terdapat Altmetric yang mulai mampu mengidentifikasi dokumen kebijakan mana saja yang melakukan pengutipan hasil riset.

Saya juga telah mengusulkan dibangunnya sebuah Repositori Kebijakan Nasional guna memfasilitasi kesinambungan antara tiga poin tersebut. Repositori kebijakan ini bisa dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan untuk memetakan apakah dokumen kebijakan publik di level nasional sudah berlandaskan riset.

Dalam RUU Pendidikan dan Layanan Psikologi (dahulu: RUU Praktik Psikologi), kiprah psikologi Indonesia dalam berkontribusi terhadap teori dan praktik psikologi korupsi, tampak dalam Naskah Akademik RUU Praktik Psikologi versi kedua (Februari, 2021) yang didokumentasikan oleh DPR RI, sebagai berikut:

Hal ini menandakan bahwa riset-riset Dr. Juneman Abraham mengenai Psikologi Korupsi, secara bertahap terus memberikan pengaruh pada kebijakan publik.

Mendampingi INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi – KPK RI

Pada 9 Juni 2022, sebagai mitra bestari saya menyampaikan materi pendampingan Evaluasi Penyusunan INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi kepada Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Di samping mengevaluasi aspek-aspek teknis, manajerial, maupun substansi isi dari jurnal tersebut, saya juga diminta untuk memberikan pandangan sesuai keahlian mengenai persiapan menuju indeksasi Scopus. Hal ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pengembangan Jurnal INTEGRITAS (2020) dan kegiatan Workshop Pengenalan dan Penulisan INTEGRITAS (2021).

Rekognisi dari sistem pengindeks seperti Scopus, memang bukan tujuan; melainkan instrumen untuk mencapai visibilitas, keilmiahan (state of the art), dan kebermanfaatan jurnal.

Untuk itu, cara-cara yang ditempuh menuju indeksasi wajib merupakan langkah-langkah yang etis, tidak melanggar integritas akademik.

Reviewer Penelitian Nasional 2022

Sebagai Reviewer Penelitian Nasional (RPN) Bersertifikasi, dengan kualifikasi Certified International Research Reviewer (CIRR), pada tahun 2022, saya kembali memperoleh amanat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi/Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk melakukan seleksi substansi terhadap berbagai proposal program penelitian yang diunggah oleh para dosen Indonesia melalui Simlitabmas Kementerian Dikbudristek RI.

Sebelumnya, pada tahun 2019 (Penelitian Tesis Magister/PTM, Penelitian Disertasi Doktor/PDD, dan Penelitian Dosen Pemula/PDP) serta 2020 (Penelitian Dosen Pemula), saya dipercaya untuk mengemban amanat serupa. Kali ini (2022), saya diminta untuk me-review 151 (seratus lima puluh satu) proposal penelitian dosen pemula (skema PDP) juga PDUPT/Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi.

Semoga bermanfaat untuk masyarakat Indonesia dengan topangan riset-riset bermutu hasil pertimbangan Tim Pelaksana Seleksi Substansi!