Profesi

Konferensi Asian Science Editors

Sebagai anggota dari CASE – Council of Asian Science Editors (nomor urut 337), saya ikut menghadiri secara virtual Konferensinya yang Keenam di Seoul, Korea. Salah satu sesi menarik yang saya ikuti adalah tentang Preprint Server.

Ketika ditanyakan oleh salah seorang peserta, Dugald McGlashan, “Do any journal editors here use preprint servers to look for potential submissions?”, Sun Huh selaku pembicara dan Editor Jurnal merespons, “I look for the preprint server to invite the good results. I would like to invite some preprint to my journal.”

Perubahan Perilaku untuk Adaptasi Kebiasaan Baru

Dr. Juneman Abraham menjadi pemapar rekomendasi Panduan Perilaku Adaptif menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru untuk setting Ruang Publik (Public Space) mewakili Tim Perumus Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Pemaparan ini berlangsung pada 11 Juli 2020, pada peringatan hari ulang tahun (HUT) HIMPSI ke-61.

Dalam rangka penyusunan tersebut, sepanjang bulan Juni hingga Juli 2020, Dr. Abraham menjadi moderator diskusi kelompok terpumpun (focused group discussion) dengan narasumber Prof. Hamdi Muluk, Dr. Risa Permanadeli, Dr. Dicky C. Pelupessy, dan Dr. Mirra Noor Milla.

Pembicara Kunci (Keynote Speaker) / Sesorah-nada-dasar* Dalam Konferensi Studi Perilaku

Meskipun telah banyak kali sebagai penyaji (presenter) makalah dalam berbagai event internasional, Rabu, 24 Juni 2020 merupakan kali kedua saya menjadi Pembicara Kunci (Keynote Speaker) dalam sebuah konferensi ilmiah internasional, setelah sebelumnya berbicara di KU Leuven, Belgia.

Konferensi ilmiah itu adalah AMER ABRA International Virtual Conference on Environment-Behaviour Studies, atau disingkat AIVCE-BS. AMER ABRA sendiri merupakan singkatan dari Association of Malaysian Environment-Behaviour Researchers – Association of Behavioural Researchers on Asians/Africans (Persatuan Penyelidik-Penyelidik Perilaku Orang Asia/Afrika) .

Sebagaimana disebutkan dalam prospektus ini, sejak 2009, saya menjadi Keynote Speaker ke-83 dalam seluruh rangkaian konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan oleh AMER ABRA.

Sejumlah nama lainnya yang pernah menjadi Keynote Speakers juga adalah Prof. Dr. Gary Evans (Cornell University), Emer. Prof. Dr. Christopher Spencer (University of Sheffield), Assoc. Prof. Dr. Ir. Iwan Sudradjat (ITB), Prof. Dr. Roger Fay (University of Tasmania), Emer. Prof. Dr. Robert Marans (University of Michigan), Assoc. Prof., Dr. Shenglin Elijah Chang (National Taiwan University), Prof. Dr. Emil Salim (Council of Advisors to the President of the Republic of Indonesia), Dr. Kate Bishop (University of New South Wales), Ar. John Brennan (University of Edinburgh).

Dalam keynote speech ini saya berbicara mengenai The Psychology of Corruption: How far we have moved in research. Saya memaparkan perkembangan studi psikologi korupsi di Indonesia dan dunia pada umumnya, memaparkan hasil-hasil studi saya bersama tim peneliti psikologi korupsi, serta memberikan sejumlah rekomendasi ke depan.

Konferensi ilmiah internasional yang diselenggarakan AMER ABRA sangat menjaga mutu publikasinya. Komite/panitia memiliki tradisi untuk mengumumkan Best Paper Awards. Nomor urut pertama dari paper yang menerima awards kali ini adalah paper yang ditulis oleh Dr. Ni Ketut Agusintadewi dari Universitas Udayana, Indonesia. Suatu hal yang membanggakan!

Catatan kaki:
*) Padanan bahasa Indonesia dari keynote speech sebagai “sesorah-nada-dasar” saya peroleh dari Prof. Liek Wilardjo dari UKSW. Saya mendengar sendiri pertanggungjawaban istilah Indonesia tersebut sewaktu menjadi salah seorang penyaji dalam konferensi “Menggugat Fragmentasi dan Rigiditas Pohon Ilmu“, di mana saya membawakan sebuah makalah.

Pustakawan Sosial yang Bagaimana? Sebuah Usulan

Paparan Dr. Juneman Abraham dalam Knowledge Sharing Series (KSS) #2 dari Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi bertajuk Manajemen Perpustakaan di Era Normal Baru: Menuju Tersusunnya Protokol untuk Perpustakaan di Indonesia. Subtema: Protokol Manajemen SDM dan Pengguna Perpustakaan di Era Normal Baru. Diselenggarakan pada 22 Juni 2020.

Isi Jurnal Bereputasi yang Baik, Seperti Apa?

Sebagai Anggota Dewan Pakar Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP), Dr. Juneman Abraham menyampaikan mengenai pokok-pokok isi jurnal bereputasi yang baik pada 12 Juni 2020.

Diantaranya ia menekankan inovasi dalam substansi dan tata kelola jurnal yang dapat menjadi kebanggaan komunitas akademik atau pun organisasi profesi bidang bahasa, sastra, dan pengajarannya. Pengelolaan jurnal ilmiah merupakan sebuah proses sosial yang diwarnai dengan kepiawaian dalam substansi, metodologi, serta filosofi. Sejumlah rekomendasi disampaikan dalam kegiatan ini.

Sertifikasi Webmaster Professional

Beberapa orang sempat bertanya kepada saya, darimana kompetensi di bidang Teknologi Informasi (TI) saya peroleh.

Saya mengikuti sertifikasi internasional di bidang ini, khususnya di bidang per-situsweb-an, dan selanjutnya menjadi Instruktur (Widyaiswara) di bidang ini selama lebih kurang 5 (lima) tahun.

Saya tidak hanya mendidik dalam bidang ini, akan tetapi juga aktif menulis, diantaranya:

  • Meta Tag untuk Promosi Situs, diterbitkan oleh Majalah Neotek (2003). Sebagai seorang yang mempelajari Psikologi, saya senantiasa memberikan nuansa psikologis dalam artikel TI saya, dan saat ini saya sedang mengembangkan sebuah cabang Psikologi di Indonesia, yaitu Psikoinformatika (Psychoinformatics). Pada 2003, saya masih mahasiswa S1 Fakultas Psikologi, dan dalam artikel di Neotek ini, saya sudah menyebutkan bahwa “Kita dapat memperoleh gambaran mengenai hal tersebut dengan mengamati perilaku dari search engine tersebut, dengan membandingkan berulang-ulang antara input pencarian yang kita masukkan dengan hasil penemuan informasi (retrieval)-nya.”
  • Faktor Manusia dalam E-Learning, diterbitkan oleh Majalah Intisari (2009). Dalam artikel ini, saya sudah menyinggung aspek pemberdayaan, di samping keterlibatan, keterhubungan, dan kemenarikan, dalam situs belajar elektronik. Saya juga menceritakan analogi perbandingan psikologi perkembangan manusia dengan evolusi e-learning, serta potensi situs belajar daring untuk melakukan learning, relearning, dan unlearning. Di samping itu, untuk pertama kalinya, saya meluncurkan istilah “Psikoteknologi” (lihat halaman 153) dan menekankan tiga buah aspeknya, yakni (1) Sistem ganjaran dan motivasi, (2) Sistem perekaman dan gaya belajar, serta (3) Dapat menyebabkan perubahan sosial. Saya bertanya di akhir tulisam, “Di tangan Anda, e-Learning ingin dijadikan apa?“.

Dengan demikian, kalau pun harus ditulis lengkap nama dan gelar akademik serta sebutan profesional saya, maka akan menjadi Dr. Juneman Abraham, S.Psi., M.Si., A.W.P., C.W.P. Kendati demikian, saya lebih senang dipanggil nama saja. Rekan seperjuangan saya yang juga memiliki sertifikasi serupa adalah Bapak Djati Adi Wicaksono, M.Inf.Sys., A.W.P. dari PascaSarjana Universitas Mercu Buana Jakarta