Sebagai seorang yang turut mengembangkan kompetensi psikologi indigenos, salah satu hal yang saya kemukakan dalam acara bedah buku ini, adalah apabila pemahaman budaya dianggap penting oleh Program Studi/Jurusan/Fakultas Psikologi, bukan sebagai pemanis dalam Pembahasan/Diskusi Artikel Hasil Riset, maka penting juga untuk membangun kompetensi kultural di dalamnya, bukan hanya ahli melakukan penelitian/riset psikologi bermuatan budaya saja. Saya mengambil contoh yang saya alami sendiri dari Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta, di mana saya berkesempatan mengikuti pembangunan kapasitas dalam bidang rektorika antarbudaya (intercultural rethorics) selama 30 jam bersama Prof. Dr. Stefan Kammhuber.

BERITA BINUS : Makin Mendunia, BINUS University Pertahankan 5 Bintang dari QS Stars

Sebagai seorang yang turut mengembangkan kompetensi psikologi indigenos, salah satu hal yang saya kemukakan dalam acara bedah buku ini, adalah apabila pemahaman budaya dianggap penting oleh Program Studi/Jurusan/Fakultas Psikologi, bukan sebagai pemanis dalam Pembahasan/Diskusi Artikel Hasil Riset, maka penting juga untuk membangun kompetensi kultural di dalamnya, bukan hanya ahli melakukan penelitian/riset psikologi bermuatan budaya saja. Saya mengambil contoh yang saya alami sendiri dari Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta, di mana saya berkesempatan mengikuti pembangunan kapasitas dalam bidang rektorika antarbudaya (intercultural rethorics) selama 30 jam bersama Prof. Dr. Stefan Kammhuber.

BERITA BINUS : BINUS HealthTech Festival 2026 Dorong Inovasi Teknologi untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Merata

Bedah Buku Psikologi Indigenos (2021)

Sebagai seorang yang turut mengembangkan kompetensi psikologi indigenos, salah satu hal yang saya kemukakan dalam acara bedah buku ini, adalah apabila pemahaman budaya dianggap penting oleh Program Studi/Jurusan/Fakultas Psikologi, bukan sebagai pemanis dalam Pembahasan/Diskusi Artikel Hasil Riset, maka penting juga untuk membangun kompetensi kultural di dalamnya, bukan hanya ahli melakukan penelitian/riset psikologi bermuatan budaya saja. Saya mengambil contoh yang saya alami sendiri dari Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta, di mana saya berkesempatan mengikuti pembangunan kapasitas dalam bidang rektorika antarbudaya (intercultural rethorics) selama 30 jam bersama Prof. Dr. Stefan Kammhuber.

BERITA BINUS : Wujudkan Pendidikan Inklusif, BINUS Perkuat Kemitraan Strategis Bersama Pemprov Papua Selatan dalam Mencetak SDM Unggul