Binusian

Menolak Menjadi “Counterfeit Campus”: Jejak Saintifik BINUS University dalam Pencegahan Kekerasan Seksual

Kekerasan seksual telah bergeser dari sekadar masalah sosial menjadi darurat struktural yang memerlukan intervensi multidimensi. Di tengah kuatnya desakan agar dunia akademik mengambil peran nyata, Universitas Bina Nusantara (BINUS University) menunjukkan komitmen institusional yang kokoh. Melalui rekam jejak kepakaran saintifik Prof. Juneman Abraham, BINUS University memposisikan dirinya bukan sebagai menara gading yang pasif, melainkan sebagai aktor intelektual yang konsisten membangun peta jalan (roadmap) pencegahan kekerasan seksual berbasis sains. Keterlibatan institusional ini terekam kuat dalam rentang waktu lebih dari satu dekade, bergerak dinamis dari level intervensi psikologis perilaku, kontribusi kebijakan nasional, riset proteksi anak, hingga pembenahan tata kelola moral di ruang digital.

Fondasi ilmiah BINUS University dalam isu ini diawali dari pendekatan tata kelola perilaku yang mendalam. Sejak tahun 2015, BINUS menjadi rahim akademis bagi diskusi kritis melalui penyelenggaraan seminar Gender in Justice serta kajian ilmiah mengenai intervensi psikologis bagi pelaku kekerasan. Kontribusi ini menegaskan bahwa penanganan kekerasan tidak boleh berhenti pada aspek punitif semata, melainkan harus mampu menumbuhkan dan merawat asa perubahan perilaku pada laki-laki pelaku kekerasan melalui konseling. Melalui pendekatan preventif-rehabilitatif ini, BINUS meletakkan dasar ilmiah bahwa pemutusan rantai kekerasan harus menyentuh akar psikososial terdalam dari pelaku agresi.

Eksistensi akademis tersebut diekskalasi BINUS University ke ranah kebijakan publik makro. Pada tahun 2020, dalam Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) tingkat nasional yang melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), BINUS memberikan sumbangsih pemikiran krusial bagi penyusunan Naskah Akademik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Dengan mengusung paradigma Therapeutic Jurisprudence (Yurisprudensi Terapeutik), BINUS menawarkan perspektif psikologi forensik kebijakan publik yang menekankan bahwa produk hukum harus berfungsi sebagai instrumen penyembuhan dan pemulihan bagi korban, bukan sekadar instrumen penghukuman yang kaku secara prosedural.

Dampak riset BINUS University kian meluas secara nasional melalui keterlibatan aktif dalam melindungi kelompok paling rentan, yakni anak-anak. Menghadapi realitas maraknya kekerasan seksual anak—di mana data menunjukkan statistik memprihatinkan bahwa 3 dari 10 anak laki-laki dan 4 dari 10 anak perempuan berisiko menjadi korban—BINUS menginisiasi riset kolaboratif multi-tahun yang intensif sejak akhir 2021 bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dan KemenPPPA. Kerja keras ilmiah ini membuahkan hasil signifikan pada Mei 2023 dengan diluncurkannya Modul “Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Pada Anak bagi Anak dan Orang Tua”. Modul ini menjadi bukti nyata hilirisasi riset BINUS yang mengubah teori psikologi perkembangan menjadi panduan praktis berbasis bukti (evidence-based) guna membekali orang tua dan pengasuh di seluruh Indonesia dalam mengidentifikasi serta merespons ancaman predator seksual.

Memasuki era digital, BINUS University merespons tangkas perluasan modus pelecehan seksual di ruang siber. Dalam diskursus publik mutakhir pada April 2026 melalui platform Podcast Senin Sore, BINUS secara tegas membedah bagaimana pelecehan verbal di ruang siber kerap melanggengkan kerentanan struktural akibat ketimpangan relasi kuasa dan budaya feodal yang masih tersisa di institusi pendidikan. Menggunakan pisau analisis psikologi sosial, BINUS menyoroti pergeseran energi kehidupan (eros) menjadi energi kematian destruktif (tanatos) akibat lingkungan digital yang toksik.

Secara institusional, BINUS mengumandangkan penolakan keras terhadap fenomena institutional betrayal dan konsep counterfeit campus—yakni kampus “seolah-olah” yang tampak membela hak masyarakat di permukaan, namun bungkam dan defensif demi menyelamatkan nama baik ketika menghadapi kasus kekerasan di lingkungannya. Sebaliknya, BINUS menegaskan bahwa integritas kampus sejati diuji dari transparansi, tindakan korektif, serta penyediaan dukungan struktural bagi ekosistem perlindungan korban, seperti optimalisasi literasi komunitas dalam taktik intervensi 3D (Direct, Distract, Delegate).

Secara keseluruhan, riwayat kontribusi saintifik ini membuktikan bahwa bagi BINUS University, pencegahan kekerasan seksual bukanlah sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah laku eksistensial untuk menegakkan martabat kemanusiaan. Dari ruang konseling, naskah undang-undang, modul pengasuhan nasional, hingga kritik moral ruang digital, BINUS University secara konsisten memimpin dengan keteladanan ilmiah demi mewujudkan lingkungan sosial yang aman, berkeadilan, dan merawat kemanusiaan.

Capek nggak sih sama sistem kampus yang feodal? 🎓

Ternyata alasan kenapa banyak korban pelecehan di kampus milih bungkam itu bukan karena mereka lemah, tapi karena ada “tembok” relasi kuasa yang tinggi. Dari urusan nilai sampai ijazah, semua bikin kita ngerasa powerless.

Yuk, cari tahu gimana cara kita sebagai mahasiswa bisa menawarkan tindakan alternatif dan bikin ekosistem kampus yang lebih asik dan aman:

🚩 “Cuma bercanda kok, baper amat!” 🚩

Sering denger kalimat ini di grup kelas atau tongkrongan? 

Hati-hati, ternyata ada batas tipis antara humor dan pelecehan verbal di ruang digital. 

Di video ini, Prof. Juneman kupas tuntas kenapa kampus sering jadi tempat yang nggak aman buat kita dan gimana cara bedain jokes yang sehat vs yang ngerendahin.

Biar nggak ‘kena mental’ atau nggak malah jadi pelaku tanpa sadar, mending simak penjelasannya.

POV: Kamu liat temen dilecehin tapi bingung mau bantu gimana? 🤔

Jangan cuma jadi penonton! Di podcast ini dibahas strategi 3D (Direct, Distract, Delegate) buat nolongin korban, plus kenapa victim blaming masih sering banget terjadi di sekitar kita. 

Saatnya kita bareng-bareng ubah kampus jadi tempat yang bener-bener memanusiakan manusia.

Nyimak bareng temen se-geng biar makin peka.

Penilai Pemilihan Mahasiswa Berprestasi BINUS 2026

Saya berpartisipasi pada rangkaian PILMAPRES 2026 – “Intellectual Excellence & Impact”, yang berlangsung di Library Knowledge Center (LKC), BINUS Kampus Anggrek pada tanggal 27 Maret 2026. Agenda dimulai dengan sesi Gagasan Kreatif – BINUS Impact Challenge.

Ini adalah partisipasi saya sejak masa pandemi 2020 dan 2021 dalam memberikan feedback pengembangan bagi mahasiswa berprestasi BINUS University, hingga berlanjut 2023 dan 2024. Pada tahun 2025, misalnya, saya memberikan pengembangan pada bagian Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Vice Rector BINUS Joins ASEAN Research Network

Juneman Abraham Bergabung sebagai Anggota Academic Advisory Board (AAB) ASEAN Research Network (ARN)

Ia telah secara resmi diundang untuk bergabung dalam Academic Advisory Board (AAB) di ASEAN Research Network (ARN).

Undangan bergengsi ini merupakan bentuk pengakuan atas keahlian dan kontribusi ilmiah beliau yang luar biasa dalam memperkuat misi ARN untuk membina riset kolaboratif berdampak tinggi di kawasan ASEAN dan sekitarnya.

Mengenai ASEAN Research Network (ARN)

ARN adalah organisasi yang diakui secara resmi oleh Sekretariat ASEAN (ASEC). Jaringan ini didirikan untuk menghubungkan para peneliti di seluruh kawasan guna memajukan pengetahuan regional serta mempromosikan pembuatan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policymaking).

Peran dan Tanggung Jawab: Sebagai anggota AAB, Juneman Abraham akan memainkan peran krusial dalam pertumbuhan dan penjaminan mutu aktivitas riset ARN, yang meliputi:

  • Penelaahan Sejawat (Peer Review). Meninjau makalah riset kolaboratif dan proyek penelitian.
  • Mentorship. Membimbing para peneliti muda (emerging researchers) di kawasan ASEAN.
  • Dukungan Strategis. Mendukung aplikasi hibah riset, publikasi, dan penelitian regional yang relevan dengan kebijakan.
  • Fasilitasi Akademik. Mendukung dokumentasi konferensi ARN dan berpartisipasi aktif dalam berbagai acara akademik internasional.

Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup sinergi dengan jurnal-jurnal afiliasi P2A, seperti EAI Endorsed Transactions on Tourism, Technology & Intelligence (TTi), Industrial Networks and Intelligent Systems, serta Social Enterprise Journal sebagai platform publikasi riset regional berkualitas tinggi.

Berkiprah via DPR RI: Psikometri Telesurvei RUU

Di samping sebagai mitra bestari Jurnal ASPIRASI DPR RI, Juneman Abraham yang juga merupakan Wakil Rektor Riset dan Alih Teknologi BINUS University, berkiprah mendukung terbentuknya Perundang-undangan yang sehat di Indonesia, melalui kepakarannya di bidang Psikometri atau pengukuran psikologi – khususnya Psikologi Sosial – untuk penyusunan telesurvei dalam rangka menggali kebutuhan dan aspirasi masyarakat dalam berbagai Rancangan Undang-Undang.

PkM Bermetodologi : Canangan Baru PkM BINUS

Mulai 2024, Vice Rectorate – Research and Technology Transfer, BINUS University, mencanangkan Pengabdian kepada Masyarakat yang bermetodologi (Methodological Community Development).

Hal ini ditandai dengan kegiatan Webinar Penulisan Artikel Ilmiah PkM Bermetodologi “Strategi Integrasi Hasil Penelitian dalam Implementasi Kegiatan PkM yang Dituangkan dalam Penulisan Jurnal PkM“, oleh unit Community Empowerment (CE) dengan koordinator Ibu Retno Dewanti, dengan pembicara Prof Widodo Budiharto dan saya sendiri, pada 2 Februari 2024.

Adapun materi saya sudah dapat diakses bebas melalui https://doi.org/10.6084/m9.figshare.25237138

Saya memaparkan sejumlah metode untuk “meneliti sambil mengabdi“, “mengabdi sambil meneliti“, sehingga hasil-hasil kegiatan ini dapat dipublikasikan di jurnal ilmiah, baik jurnal pengabdian kepada masyarakat (seperti SEEIJ) maupun jurnal ilmiah penelitian.

Cerita tentang kegiatan ini juga dapat diakses melalui Instagram https://www.instagram.com/p/C3SHmcsvPxl/?img_index=1

Bercerita tentang BINUS di Univ. Islam Internasional Indonesia

Pada 4 Desember 2023, Juneman Abraham berbagi cerita tentang BINUS University dalam sebuah kuliah tamu di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), dengan tajuk University Governance and Management: Best Practice from Universitas Bina Nusantara dalam mata kuliah Educational Leadership and Management.

Kuliah tamu ini diperuntukkan bagi mahasiswa Doktor bidang Pendidikan di Fakultas Pendidikan di universitas tersebut. Mahasiswa berasal dari tiga negara, yakni Indonesia, Afghanistan, dan Meksiko. Undangan kepada Dr. Abraham disampaikan oleh Ibu Tati Lathipatud Durriyah, Ph.D., Acting Dean, Faculty of Education.

Dalam kesempatan ini, Dr. Abraham berbicara tentang, antara lain, sejarah dan pencapaian BINUS University, logika dan motivasi di balik semboyan “Fostering and Empowering Nusantara“, motto “People – Innovation – Excellence“, Visi BINUS 2035, Visi Indonesia 2045 dan Bonus Demografi, Innovation and Impossibility yang dianut BINUS, sistem SODA (Centralized Operations, Decentralized Academics), makna “World Class” (berkelas dunia) bagi BINUS, Membangun budaya teknologi (“IT Culture“), Keunikan dari Kepemimpinan di lembaga pendidikan tinggi, Konsekuensi yang ditanggung BINUS sebagai teladan (role model), Visi tentang Teknologi dan Entrepreneurhsip, BINUSIAN values, sampai dengan pentingnya universitas yang besar berperilaku seperti perusahaan yang kecil, dan arti penting menjadi BINUSIAN yang berbahagia.

Semoga dengan ini, terjalin kerja sama yang semakin erat antara BINUS University dan Indonesian International Islamic University!

Mendiskusikan Kreativitas dengan Para Ksatria Petir

Di Institut Teknologi PLN, saya berbicara dengan para ksatria petir mengenai Program Kreativitas Mahasiswa, pada 25 Oktober 2023.

Lulusan Institut Teknologi PLN dituntut memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill, dan communication skill. Kekurangan atas salah satu dari keempat keterampilan/kemahiran tersebut dapat menyebabkan berkurangnya mutu lulusan. Sinergisme akan tercermin melalui kemampuan lulusan dalam kecepatan menemukan solusi atas persoalan yang dihadapinya. Dengan demikian, pemikiran dan perilaku yang ditunjukkan mahasiswa akan bersifat kreatif (unik dan bermanfaat) dan konstruktif (dapat diwujudkan). Kemampuan berpikir kreatif dan bertindak inovatif mahasiswa dapat disalurkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).


Dalam rangka menyambut Program Kreativitas Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Ditjen Belmawa, ITPLN perlu mempersiapkan serta membekali mahasiswa dalam menemukan ide kreatif dan inovatif yang dapat disusun dalam bentuk usulan Program Kreativitas Mahasiswa yaitu dengan menyelenggarakan Festival Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2023 yang sebelumnya program ini dinamakan Creativity Competition. Dengan adanya program Creativity Competition yang diselenggarakan pada tahun 2022, mampu mendorong minat mahasiswa untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2023 sehingga perolehan pendanaan pada tahun 2023 mengalami kenaikan yaitu 3 (tiga) proposal, dimana pada tahun 2022 ITPLN memperoleh 1 (satu) pendanaan. Oleh karena itu, pada tahun 2023 ini ITPLN menyelenggarakan Festival Program Kreativitas Mahasiswa dengan tujuan membantu serta memfasilitasi mahasiswa dalam mempersipakan diri untuk menyambut Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2024.

Pokok bahasan:

  1. PKM – Riset Eksakta
  2. PKM – Kewirausahaan
  3. PKM – Pengabdian Kepada Masyarakat
  4. PKM – Penerapan IPTEK
  5. PKM – Karsa Cipta
  6. PKM – Karya Inovatif
  7. PKM – Video Gagasan Konstruktif
  8. PKM – Gagasan Futuristik Tertulis
  9. PKM – Artikel Ilmiah

Kegiatan BINUSIAN

Berikut ini adalah sejumlah kegiatan sebagai BINUSIAN:

Melakukan Sosialisasi Integritas Akademik Dalam Menghasilkan Karya Ilmiah di Lembaga Layanan Dikti Wilayah III selaku Kepala Kelompok Riset Perilaku Konsumen dan Etika Digital (Consumer Behavior and Digital Ethics) BINUS University

Menguji Mahasiswa Dalam Seminar Proposal dan Seminar Hasil Penelitian DCS BINUS (Doctor of Computer Science): Model Pengembangan Pola Karier dan Penempatan Jabatan Personel TNI Angkatan Laut, dan Predicting Personality Dynamics and The Influence of User Interactions on Twitter using Deep Learning and Temporal Graphs

Menjadi Narasumber Fakultas Psikologi UI Mengenai Kompetensi Alumni Prodi Doktor

Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa di BINUS Business School (link) (Dosen dan Mahasiswa) serta Communication Department BINUS University (khusus Dosen). Riwayat saya mendampingi PKM 3 tahun terakhir: Link 1 | Link 2.

Sebagai Auditor melakukan Audit Mutu Internal pada MTI (Magister Teknologi Informasi) dan DRM (Doctor of Research in Management) BINUS University

Menjadi bagian dari Penyamaan Persepsi Reviewer Penelitian dari BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kemdikbudristek

BVoice Radio – Radio Kampus No 1 di Indonesia

Pada tahun 2023 ini, saya memilih menjadi pembina sebuah organisasi kemahasiswaan bernama BVoice Radio Radio Kampus Nomor 1 di Indonesia. Minat dan kepedulian saya terhadap radio sudah mulai sejak tahun 1990-an, ketika saya mulai remaja; saya mengingat persis beberapa nama penyiar di sejumlah radio. Bahkan hingga saat ini saya masih sering mendengar radio via live streaming.

Dalam pertemuan perdana dengan pengurus teras BVoice Radio, saya belajar tentang program-program siaran BVoice Radio, mendiskusikan sejumlah aktivitas dan program kerja setahun BVoice Radio, sekaligus menyampaikan harapan agar sumberdaya intelektual (intellectual resources) yang melimpah di kampus BINUS University dapat ditransformasikan menjadi konten siaran.

Sukses, BVoice Radio!

Penuh Cinta: Peneguhan Profesor Psikologi

Dua puluh sembilan Maret dua ribu dua puluh tiga, telah berlangsung pengukuhan guru besar psikologi penuh kehangatan, tawa, dan cinta.

Profesor Psikologi Sosial yang dikukuhkan, Prof. Dr. Juneman Abraham, merasa sangat berbahagia dikelilingi oleh para sejawat, keluarga, dan seluruh handai taulan (sebagian telah berpuluh tahun belum berjumpa).

Momen kebahagiaan itu dibagikannya dalam kesempatan ini.